Selasa, 26 November 2013

50 orang dokter di (RSUD) Kota Tangerang ikut aksi solidaritas di (MA).

Rabu, 27 November 2013 09:16 wib
aksi solidaritas dokter (Foto: Achmad Fardiansyah/Okezone)
aksi solidaritas dokter (Foto: Achmad Fardiansyah/Okezone)
TANGERANG  - Sekitar 50 orang dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang ikut aksi solidaritas di Mahkamah Agung (MA).

"Rencananya ada 50 dokter yang akan ikut aksi solidaritas ini," kata dr Daniel, salah seorang dokter RSUD Tangerang Selatan, Rabu (27/11/2013).

Namun, jumlah tersebut di luar dokter yang tengah ada jadwal operasi dan praktik di UGD rumah sakit. Sedangkan dokter yang ada jadwal praktik poliklinik, diwajibkan ikut dalam aksi.

"Ini sebagai bentuk solidaritas kita sesama dokter. Dengan maraknya aksi kriminalitas terhadap profesi kedokteran," kata dr Daniel.

Menurutnya, nasib beberapa dokter di Manado mempunyai kesamaan nasib. "Kami juga pernah merasakan didiskriminalisasi," pungkasnya.

Liric Lagu Yang Terlupakan by Iwan Fals

denting piano

kala -jemari menari

nada merambat pelan

di kesunyian malam

saat datang rintik hujan

bersama setiap bayang

yang pernah terlupakan

hati kecil berbisik

untuk kembali padanya

s'ribu kata menggoda

s'ribu sesal di depan mata

seperti menjelma

saat aku tertawa

kala memberimu dosa

ooo...maafkanlah

ooo...maafkanlah

reff: rasa sesal di dasar hati

diam tak mau pergi

haruskah aku lari dari

kenyataan ini

pernah kumencoba tuk sembunyi

namun senyummu

tetap mengikuti


Biography of James Nachtwey

James Nachtwey tumbuh besar di kota Massachusetts. Ia adalah seorang lulusan dari Dartmouth College, di sana ia belajar tentang Sejarah Seni dan Ilmu Politik (1966-1970). Foto-foto yang menggambarkan tentang Perang Vietnam dan Pergerakan Hak - hak Asasi Manusia di Amerika telah memberikan pengaruh besar dalam kehidupannya, terutama dalam keputusannya untuk menjadi seorang fotografer. Dia pernah bekerja di kapal Merchant Marine. Dan sambil belajar fotografi, dia juga bekerja sebagai editor film dan supir truk.
Tahun 1976, dia mulai bekerja sebagai fotografer sebuah surat kabar di New Mexico. Kemudian pada tahun 1980, dia pindah ke New York (Amerika Serikat) untuk memulai karirnya sebagai fotografer freelance majalah. Tugas pertamanya adalah meliput peperangan sipil di Northern Ireland tahun 1981 pada waktu kelaparan melanda. Sejak saat itu, Nachtwey lebih memfokuskan dirinya untuk mendokumentasikan hal - hal yang berkaitan dengan perang, konflik, dan isu - isu sosial lainnya. Karya fotografi esainya telah mencakup El Salvador, Nikaragua, Guatemala, Lebanon, West Bank dan Gaza, Israel, Indonesia, Thailand, India, Sri Lanka, Afghanistan, Fiilipina , Korea Selatan, Somalia, Sudan, Rwanda, Afrika Selatan, Rusia, Bosnia, Chechnya, Kosovo, Romania, Brazil, dan Amerika Serikat.
Nachtway juga pernah dikontrak untuk menjadi fotografer Time Magazine sejak tahun 1984. Dia berasosiasi dengan Black Star dari tahun 1980 - 1985, dan menjadi anggota Magnum dari tahun 1986 - 2001. Pada tahun 2001, dia menjadi salah satu anggota foto agency, VII. Pameran tunggalnya pernah diadakan di berbagai negara di antaranya di International Center of Photography di New York, Bibliotheque nationale de France di Paris, Palazzo Esposizione di Roma, Museum of Photographic Arts di San Diego, Culturgest di Lisbon, El Circulo de Bellas Artes di Madrid, Fahey/Klein Gallery di Los Angeles, Massachusetts College of Art di Boston, Canon Gallery dan Nieuwe Kerk di Amsterdam, Carolinum di Prague, dan Hasselblad Center di Swedia.
Dia juga telah mendapatkan banyak anugerah penghormatan seperti Common Wealth Award, Martin Luther King Award, Dr. Jean Mayer Global Citizenship Award, Henry Luce Award, Robert Capa Gold Medal (lima kali), World Press Photo Award (dua kali), Magazine Photographer of the Year (tujuh kali), International Center of Photography Infinity Award (tiga kali), Leica Award (dua kali), Bayeaux Award for War Correspondents (dua kali), Alfred Eisenstaedt Award, Canon Photo essayist Award, dan W. Eugene Smith Memorial Grant untuk Humanistic Photography. 
I have been a witness, and these pictures are my testimony. The events I have recorded should not be forgotten and must not be repeated.


- James Nachtwey -

hakikat otonomi daerah

A.    Hakikat Otonomi Daerah

Istilah otonomi daerah dan desentralisasi pada dasarnya mempersoalkan pembagian kewenangan kepada organ-organ penyelenggara Negara, sedangkan otonomi menyangkut hak yang mengikuti pembagian wewenang tersebut.
Terdapat beberapa alasan mengapa Indonesia membutuhkan desentralisasi. Pertama, kehidupan berbangsa dan bernegara selama ini sangat terpusat di Jakarta (Jakarta-sentris ). Sementara itu, pembangunan di beberapa wilayah lain cenderung bahkan dijadikan objek “perahan” pemerintah pusat. Kedua, pembagian kekayaan secara tidak adil dan merata. Ketiga, kesenjangan social antara satu daerah dengan daerah lain sangat mencolok dalam memilih desentralisasi-otonomi daerah dengan berbagai argumentasi yaitu:
1.       untuk terciptanya efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan.
2.      Sebagai sarana pendidikan politik.
3.      Pemerintahan daerah sebagai persiapan untuk karir politik lanjutan.
4.      Stabilitas politik.
5.      Kesetaraan politik

6.      Akuntabilitas public

Minggu, 24 November 2013

sakral, kudus, suci menurut yahudi, kristen, islam

Analisis 1 (Sakral/kudus/suci dalam agama Yahudi, Kristen dan Islam)

A.    Sakral menurut Yahudi
            Sejarah bangsa Yahudi dimulai dengan Abraham yang mendengarkan panggilan Allah untuk menduduki tanah kanan. Cucu Abraham, Yakub dijanjikan untuk diberi banyak anak oleh Allah dan dadri 12 nama anak laki-lakinya itu suku-suku Israel mamperoleh nama mereka. Sementara itu, kata “Yahudi” (jew) berasal dari nama suku Israel yanng paling kuat, yaitu Yehuda (judah).
Yahudi adalah istilah sebuah agama atau suku bangsa. Sebagai agama, istilah ini merujuk kepada umat yang beragamakan Yahudi. Orang Yahudi percaya bahwa mereka adalalh umat pilihan Allah dengan tugas khusus yang dilakukan untuk tijuan-tujuan Illahi. Terdapat pendapat Yahudi bahwa Yahudi dianggap suci/sakral oleh agama Yahudi kepada uma Yahudinya sendiri, yaittu:
a.       Seorang anak yang terlahir dari ayah dan ibu beragamakan Yahudi disebut Yahudi asli
b.      Seorang anak yang terlahir dari pasangan bangsa Yahudi dan bangsa lain. Yahudi   

campuran ini disebut Yahudi kelas dua (2)
Agama Yahudi memiliki presepsi dan pandangan tentang arti kata sakral, kudus dan suci. Menurut mereka kesucian (kudus) adalah dasar suatu system undang-undang agama dan moral. Dan mereka mengutarakan bahwa kasucian memiliki dua aspek yaitu aspek positif dan negatif, ini membuktikan bahwa adanya kesamaan didalam mengartikan kata suci tersebut. Aspek negatif dalam kesucian disini menuntut umat Yahudi untuk meninggalkan keberhalaan dan hal ini mennnjadi salah satu perintah yang amat sulit untuk mereka laksanakan sehingga menjadi aspek negatif didalam kesucian itu sendiri. Sedangkan aspek positifnya adalah berpegang teguh kepada kepercayaan dan peribadatan yang telah diwahyukan Tuhan kepada mereka. Didalam agama Yahudi mereka mmenganggap suci Tuhan mereka yang disebut dengan YeHoVah. Serta masih ada beberapa hal yang dianggap suci oleh mereka, seperti patung-patung dan binatang, bahkan umat Yahudi mamiliki hari-hari yang dianggap suci, seperti hari paskah, hari bulan baru, dan hari pondok raya.
B.     Kudus menurut Kristen
Agama Kristen bukan semata-mata hadir dengan mukjizat-mukjizatnya, tetapi bahkan sampai hari ini tidak seorang bijak pun yang percaya bila tanpa mukjizat. Umat Kristen percaya bahwa Yesus Kristus adalah Putra Allah dan Putra Manusia – sungguh-sungguh Allah, dan sungguh-sungguh manusia yang tanpa dosa. Umat Kristen perdana sering menyebut Yesus sebagai “Putra Allah”, meskipun kata-kata itu hanya terkadang muncul dalam Injil. Sebutan itu menyoroti hubungan khusus antara Yesus dengan Allah. Agama Kristen adalah sebuah kepercayaan yang berdasarkan pada ajaran, hidup, nasib, wafat dan kebangkitan Yesus Kristus. Agama ini meyakini Yesus Kristus adalah Tuhan dan mesias, yaitu juru selamat bagi seluruh umat manusia yang menembus manusia dari dosa-dosa. Mereka beribadah di greja dan Kitab Suci mereka adalah Alkitab. Umat Kristen juga percaya bahwa Yesus Kristus akan datang pada kedua kalinya sebagai Raja dan Hakim dunia ini.
Didalam agama Kristen kudus diartikan sebagai sesuatu yang maha sempurna, maha tahu, maha kuasa dan maha kekal. Meskipun terdiri dari tiga pribadi tahu, tetapi hanya satu Tuhan yaitu Allah yang memiliki pengetahuan Ilahi, satu kehidupan Illahi, sehingga sering disebut dengan Tritunggal yang maha kudus yang tercantum dalam Credo Iman Rasuli. Umat Kristen juga mengenal Tritunggal, yaitu sebagai:
a.       Tuhan Allah Bapa
b.      Tuhan Allah Anak
c.       Roh Kudus
C.     Suci menurut Islam
Islam adalah agama yang mengimani satu Tuhan yaitu Allah SWT. Islam adalah suatu kata arab yang artinya “menyerah” dan seorang muslim adalah “seorang yang menyerahkan diri kepada kehendak Allah”. Islam adalah cara hidup secara total yang meliputi wilayah-wilayah kehidupan, baik sekuler maupun spiritual.
Kepercayaan dasar islam dapat ditemukan pada dua kalimat syahadat, yaitu “asyhadu an-laa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna muhammdan rasuulullah” yang berarti “Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah , dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah”. Esensinya adalah prinsip keesaan Tuhan dan pengakuan terhadap Kenabian Muhammad. Umat muslim menyembah yang terdapat di salah satu sudut Ka’bah, benda tersebut termasuk benda sakral walaupun bisa dilihat atau kongkrit. Makhluk-makhluk dan wujud-wujud sakral yang bermacam-macam, seperti Allah dan Muhammad, adalah sakral bagi pengikut mereka (umat-Nya) dan disembah didalam upacara-upacara dan diabaikan dalam ajaran-ajaran kepercayaan mereka. Dengan demikian kesakralan terwujud karena sikap mental yang didukung oleh perasaan. Perasaan kagum itu sendirisebagai emosi sakral yang paling nyata, yaitu adalah gabungan antara pemujaan dan ketakutan.

Analisis 2 (Ritual Keagamaan)

A.    Yahudi
Dalam agama Yahudi terdapat berbagai ritual dan upacara agama, yaitu:
a.       Sembahyang dan do’a
Mereka melakukan sembahyang sehari tiga kali secara berjamaah dengan menghadap kiblat kepercayaan mereka yaitu disebut deengan Baitul Muqaddas. Mereka juga mendirikan sinagog-sinagog sebagai pusat mengajarkan agama.
b.      Puasa
Mereka diwajibkan berpuasa pada hari kesepuluh pada setiap bulan ke-7 serta melakukan puasa-puasa khusus setiap ada musibah atau bencana yang menimpa Bani Israil.
c.       Qurban
Penyembelihan binatang pada mazhab (tempat penyembelihan yang terdiri dari dua belas tiang).
d.      Memberikan hasil petanian
Memberikan persepuluh dari hasil pertanian.
e.       Berkhitan
Mengkhitan anak laki-laki pada hari ke-8 setelah kelahiran dan bagi yang hendak masuk agama Israil.
f.       Upacara paskah
Hari peringatan keluar dari Negri Mesir.
g.      Pantekosta
Perayaan hari ke lima puluh dari hari paskah atau dapat dibilang sebagai hari sesudah tujuh kali jum’at atau tujuh minggu.
h.      Pencucian
Dalam agama Israil waktu ketujuh yaitu:
-          Hari sabtu
-          Bulan ketujuh
-          Tahun ketujuh
B.     Kristen
Upacara keagamaan Kristen dalam istilah gereja adalah kumpulan sembahyang dan do’a yang sempurna didalam pesta-pesta gereja dan dilakukan oleh pendeta bersama orang-orang yang membantunya di dalam melakukan rahasia-rahasia suci. Termasuk upacara tersebut adalah bersujud didepan altar dengan hanya masuk di dalam gereja, berdupa, bersujud dan melakukan sembahyang tujuh yang telah diwajibkan oleh gereja. Yaitu sembahyang pagi buta, sembahyang jam 3, jam 6, jam 9, jam 11, jam 12 kemudian sembahyang pertengahan malam.  
Dan beberapa adat ritual Kristen:
a.       Baptisan
Dikenal sebagai ritual inisiasi Kristen yang melambangkan pembersihan dosa.
b.      Paskah
Perayaan terpenting dalam tahun Liturgi Grejawi Kristen. Menurut umat Kristen paskah identik dengan Yesus.
c.       Kebaktian Subuh
Kebaktian yang dilakukan pada paskah, kebaktian ini dipraktikan oleh Greja Protestan dan sama seperti kebaktian malam paskah yang dijalankan.
d.      Do’a
Pengajaran Yesus tentang do’a pada khotbah di bukit menggambarkan bahwa do’a secara kristiani hanya memakai sedikit faktor eksternal atau tidak ada sama sekali seperti misalnya harus menggambar simbol-simbol tertentu atau harus menyembah hewan-hewan tertentu.
e.       Kalender Liturgis
Kristen protestan mengatur ibadah dalam jadwal kalender liturgis. Termasuk hari-hari suci, misalnya hari perenungan yang memperingati sebuah kejadian di dalam hidup Yesus Kristus.
C.     Islam
a.       Shalat 5 waktu
Ritual sembahyang atau menyembah (bersujud) kepada Allah SWT yang sudah menjadi suatu kewajiban yang tertera dalam kitab suci umat Islam yaitu Al-qur’an
b.      Puasa
Umat Islam diwajibkan berpuasa pada bulan Ramadhan, adapun puasa sunahnya (tidak wajib) seperti puasa senin-kamis, puasa daud, dan puasa syawal. Puasa dalam Islam adalah menahan segala hawa nafsu dari apa-apa yang membatalkan puasa seperti makan, minum, maksiat dan lain-lain.
c.       Zakat
Kegiatan menyisihkan 2.5% dari harta yang kita miliki untuk diberikan kepada orang-orang yang kurang mampu.
d.      Menunaikan Ibadah Haji
Ini merupakan rukun Islam yang ke-5 dalam agama Islam. Kegiatan ini diwajibkan bagi orang-orang yang mampu.
e.       Aqiqah
Kegiatan menyembelih dan membagikan daging hewan yang telah disembelih seperti kambing, yang disarankan pada hari ke-7 setelah kelahirang seorang bayi, kemudian dilanjut dengan ritual dengan memotong rambut sang bayi.
f.       Perayaan Eidul Fitri dan Eidul Adha
Eidul Fitri merupakan hari kemerdekaan umat Muslim setelah berpuasa selama satu bulan penuh pada bulan Ramadhan. Eidul Adha yaitu hari raya qurban yang dilaksanakan pada bulan Haji.

Analisis 3 (fungsi agama memungkinkan masyarakat berkonflik dan melakukan tindak kekerasan atas nama agama)

            Menurut saya pribadi, apabila kita telah beragama maka tidak ada kemungkinan timbulnya sebuah konflik antar masyarakat beragama apalagi sampai adanya kekerasan yang beratas namakan agama yang dianutnya, karena apabila ditinjau dari tujuan agama sendiri, diantaranya:
a.       Menegakkan kepercayaan manusia hanya kepada Tuhan Yang Maha Esa (tauhid)
b.      Mengatur kehidupan manusia di dunia agar kehidupan teratur dengan baik sehingga mencapai kesejahteraan hidupir dan  bathin
c.       Menjunjung tinggi dan melaksanakan kepribadatan hanya kepada Tuhan yang Maha Esa
d.      Menyempurnakan akhlak manusia
Dan pada dasarnya fungsi beragama adalah:
a.       Agar kita dapat selalu ingat Tuhan, petunjuk bagaimana kita berhubungan dengan Tuhan dalam kehidupan kita sehari-hari
b.      Sebagai pedoman hidup dalam kehidupan sehari-hari
c.       Penyelaras hidup dalam masyarakat
Saya berpendapat bahwa konflik tidak akan terjadi apabila seluruh masyarakat memahami betul ajaran agama yang dianutnya, apabila terjadinya konflik antar masyarakat yang membawa nama agamanya berarti mereka yang berkonflik itu tidak memahami betul ajaran agama yang dianutnya, karena tidak agama yang mengajarkan dan memerintahkan umatnya atau penganutnya untuk berkonflik atau berselisih tanpa adanya alasan yang jelas. Dan konflik itu terjadi atas dasar umatnya bukan dari agama itu sendiri, mungkin dari segi kepribadian.

Nama : Sri Mulyani Hasan
Smt/jur/kls : 1 KPI D
Subjek : UTS Sosiologi Agama